Pria Baik vs Pria Nakal: Apa yang Membedakan Mereka?

2 years ago

Kebanyakan wanita tentu mendambakan sosok seorang pria yang perhatian, romantis, kalem, dan sensitif. Namun lucunya, ketika mereka dihadapkan pada sebuah opsi yang baru, mereka malah lebih memilih pria yang bad boy!


Membingungkan memang melihat mereka justru menjatuhkan pilihan pada pria yang egois, narsis, dan sangat anti terhadap hal-hal yang berbau romantis.


Bagaimana perbedaan pria baik dan pria nakal? Kenapa seorang perempuan lebih suka kepada pria nakal? Mari kita bahas satu per satu.


1. Pria Baik Vs Pria Nakal: Tingkat Kepuasan


Sudah menjadi hal yang wajar jika setiap wanita ingin mendapatkan pacar yang baik. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang hubungan seperti itu terasa datar-datar saja dan cenderung membosankan.


Inilah yang memicu sehingga muncul rasa penasaran untuk merasakan sensasi berbeda kala menjalin hubungan dengan pria yang nakal.


Entah mengapa, ada kepuasan tersendiri ketika wanita bisa menaklukkan hati seorang bad boy. Ya, sosok pria yang sebagian besar hidupnya ia habiskan untuk melakukan hal-hal tidak penting.


Secara ilmiah, kondisi di atas disebut sebagai nice guy paradox. Ini merupakan situasi di mana wanita mengklaim bahwa pria idamannya adalah yang memiliki sikap baik, perhatian, manis dan sensitif.


Namun ketika ia sudah mendapatkan sosok pria yang sesuai, ia langsung merasakan kepuasaan sehingga muncullah hasrat untuk mencari sesuatu yang berbeda.


Nah, pilihannya kemudian jatuh pada pria dengan pribadi yang kontras dengan apa yang mereka inginkan selama ini, yaitu pria nakal.


Adapun sikap baik dari seorang pria itu hanya dibutuhkan oleh seorang wanita jika hubungan yang ia jalin itu memang bertujuan untuk hal yang sangat serius, misalnya pernikahan.


Sementara untuk keindahan fisik, lebih cenderung untuk mereka yang menginginkan hubungan yang kasual atau tidak serius.


Kondisi seperti ini akan membuat para wanita belajar banyak dari pengalaman, kemudian mengeksplor kemampuan dirinya.


Lalu ketika ia sampai kepada sosok pria yang nakal, maka ada banyak sekali pengalaman baru yang ia dapatkan dan membuatnya merasa bisa mengembangkan dirinya dengan bebas. Sederhananya, tingkat kepuasan yang ia dapatkan pada pria nakal lebih tinggi dibandingkan pada pria yang baik-baik.


2. Pria Baik VS Pria Nakal: Eksperimental


Saat keputusan harus diambil, maka secara alami pria yang nakal akan menjadi pilihan para wanita. Meskipun secara logis ia menyadarinya sebagai sebuah kesalahan, namun segala kebutuhan psikologisnya bisa dipenuhi lewat pria nakal. Ingat, wanita memang selalu mengedepankan perasaannya dibanding dengan logika.


Para pria yang baik-baik ini mungkin saja terlihat sangat menarik secara fisik. Namun secara aktualisasi, kehidupan mereka ternyata tidak semenarik dengan pria yang nakal. Bisa dibilang, wanita ingin sedikit uji coba, apakah pria nakal bisa menjadi baik saat menjalin hubungan dengannya atau tidak.


Sudah menjadi sifat alamiah perempuan untuk memperbaiki sikap seorang pria. Ini merupakan bawaan secara lahiriah yang sekaligus menunjukkan sikap keibuannya. Sementara di sisi lain, pria yang baik itu tidak membutuhkan uji coba. Kepribadian mereka sudah baik, jadi tidak ada yang perlu dirubah.


Dengan memilih bersama pria nakal, maka secara otomatis sang wanita menempatkan dirinya ke dalam sebuah situasi yang eksperimental dan tertantang untuk memperbaiki pria nakal tersebut. Itulah sifat alami manusia, selalu ingin mendominasi dan berada di atas orang lain, tak peduli orientasi seksualnya.


Sekian ulasan kami mengenai sosok pria baik vs pria nakal di mata para wanita. Namun terlepas dari seperti apa pribadimu, jadilah diri sendiri selama itu bisa membuatmu merasa nyaman.




Category

Hubungan